Sengaja kubiarkan kenangan lalu terus membelai asaku

karena ia adalah penabuh mimpi-mimpi nan usang

kubiarkan pula ilusiku mendera khayal agar seribu dendam mencinta tak lagi meronta dalam angan

pancaran yang kukira matahari
namun ternyata hanyalah bias pelangi dari setetes embun

“indah namun hanya sesaat dan perlahan lenyap dikebiruan cakrawala nan luas”

mahligai indah yang pernah tercipta walau sesaat

kan kuukir serta abadikan didinding hati dan jiwaku

meski kusadar jika segala kenangan itu tak mungkin dapat terulang kembali hingga keujung masa

kenangan biarlah menjadi memory dalam catatan sejarah perjalanan hidupku

semoga ia pula yang kan menjadi cambuk untuk menggapai kembali asa yang pernah tercecer ditepian cinta yang beku

ruang rindu yang terbatas waktu kan kuhadang pada setiap rasa yang meronta dari bilik kalbuku

agar keindahan yang tercampak tetap bersamayam dan bertahta diistana sanubariku….

_Lembayung Kelam_